Kalianda, Lampung Selatan – Stadion Jati Kalianda dipenuhi keramaian pada Minggu pagi, 22 Desember 2025. Ribuan orang, mulai dari pejabat daerah, pelatih, atlit, hingga warga masyarakat, berkumpul untuk menyaksikan dua acara penting di dunia olahraga daerah: pelantikan pengurus baru Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Lampung Selatan periode 2025-2029 dan pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) IV.
Acara dimulai pukul 13 00 WIB dengan upacara bendera yang dilaksanakan secara meriah oleh pasukan pengibar bendera dari SMA Negeri 1 Kalianda. Tak lama kemudian, Ketua umum KONI Provinsi Lampung Taufik kurniawan memimpin proses pelantikan pengurus baru yang dipimpin oleh Zulhaidir sebagai Ketua KONI Lampung Selatan periode baru.
“Kami tidak hanya bertugas mengelola, tapi juga membangun generasi atlet yang tangguh dan berprestasi,” ujar Zulhaidir saat menerima piagam keanggotaan. Dia menekankan bahwa program kerja utama periode 2025-2029 adalah meningkatkan kualitas pelatih, membangun sarana olahraga di kecamatan, dan mendata atlet potensial untuk mempersiapkan Porprov Lampung 2026 serta PON XXII 2028 di NTT-NTB.
Setelah pelantikan selesai, giliran Bupati Lampung Selatan H. Radityo Egi Pratama untuk secara resmi membuka Porkab IV. “Acara ini bukan hanya ajang bertanding, tapi juga ajang memupuk persatuan dan semangat juang di tengah masyarakat,” katanya dalam sambutannya. Dia juga berharap Porkab IV dapat menghasilkan atlet berbakat yang akan membawa nama Lampung Selatan ke tingkat provinsi dan nasional.
Suasana menjadi lebih meriah ketika 40 defile cabang olahraga dari 17 kecamatan se-kabupaten melintasi lapangan. Setiap kelompok peserta menampilkan kostum khas dan aksi menarik yang membuat penonton terkesan. Sebanyak 1.300 atlit akan bersaing dalam 9 cabang olahraga, antara lain pencak silat, renang, bulutangkis, sepak bola, atletik, catur, biliar, tenis meja, dan olahraga eksebisi, selama 7 hari ke depan.
Acara ditutup dengan penutupan upacara dan dimulai pertandingan pertama yaitu sepak bola antara tim kecamatan Kalianda dan kecamatan Rajabasa, yang langsung menyedot perhatian penonton. Semangat olahraga yang terasa di Stadion Jati hari itu menjadi bukti bahwa olahraga terus menjadi jembatan untuk memperkuat ikatan sosial dan membangun masa depan yang lebih baik bagi daerah.(RBT)













