Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima Audiensi dengan Dinas BMBK, Minta Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten Pesawaran

Bandar Lampung – Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Dinas BMBK dan dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Iswanto, serta Kepala Dinas BMBK beserta jajarannya.

Dalam audiensi tersebut, Forum Adat menyampaikan sejumlah usulan prioritas terkait pembangunan infrastruktur di wilayah adat Way Lima. Dedy Satria, Ketua Harian Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima, saat ditemui awak media usai pertemuan, menyampaikan rasa syukurnya atas hasil audiensi yang berlangsung konstruktif.

“Alhamdulillah, dari hasil pertemuan audiensi hari ini, kami menyampaikan beberapa hal. Kami meminta kepada Kepala Dinas BMBK agar menyampaikan kepada Bapak Gubernur untuk: Pertama, supaya disegerakan tingkat pembangunan ruas jalan dari titik nol Gedong Tataan–Kedondong–Simpang Ratai sampai Pardasuka. Kedua, pembangunan Jembatan Kali Kambang Kedondong dan Jembatan Gunung Sugih Teba. Hal ini dikarenakan kedua jembatan tersebut sudah sangat layak untuk dibangun kembali, mengingat bangunannya merupakan peninggalan zaman Belanda, dan sering memakan korban,” ujar Dedy Satria.

Dedy Satria juga menyampaikan apresiasinya atas realisasi pembangunan yang telah berjalan. “Alhamdulillah, dari usulan itu, tahun ini Kabupaten Pesawaran mendapatkan pembangunan jalan sepanjang 8,4 kilometer dan jembatan 2 titik di Jalan Lintas Way Ratai, Pekon Ampai/Way Baru,” tambahnya.

Lebih lanjut, Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima juga mengajukan permintaan agar alokasi anggaran pembangunan infrastruktur untuk wilayah tersebut pada tahun depan ditambah atau dinaikkan menjadi Rp20–30 miliar.

“Kami dari Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima meminta kepada Dinas BMBK agar alokasi tahun depan ditambah atau dinaikkan menjadi Rp20–30 miliar. Dan alhamdulillah, dari pihak Dinas BMBK Provinsi Lampung menyatakan akan memprioritaskan usulan tersebut,” jelas Dedy.

Di akhir pernyataannya, Dedy Satria menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung beserta jajaran atas perhatian dan komitmennya dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat adat.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Iswanto, yang turut hadir dalam audiensi, menyatakan akan terus mengawal usulan ini agar realisasi pembangunan infrastruktur di wilayah Way Lima dapat berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut, namun pihaknya dikonfirmasi telah menerima seluruh usulan dan akan memprioritaskan dalam perencanaan anggaran tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *