FAKTALAMPPUNG.ID – Aero Astra Akademia resmi ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) bidang perhotelan dan menjadi satu-satunya TUK di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung sejak Desember 2025. Selain di kampus, pelaksanaan uji kompetensi juga dapat dilakukan di Hotel Aero Branti Lampung yang berfungsi sebagai teaching factory dan berada di kawasan Bandara Radin Intan II Lampung.
Direktur Aero Astra Akademia Institute Lampung, Denny Primawan Lo., S.E., M.M., CHM., CPA., C.Me., mengatakan penunjukan tersebut sejalan dengan kepercayaan Kementerian Pendidikan yang memberikan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) kepada Aero Astra Akademia.
“Melalui program tersebut, sebanyak 20 peserta dari keluarga kurang mampu mendapatkan pelatihan vokasi di bidang perhotelan, khususnya housekeeping atau tata graha, yang saat ini memiliki kebutuhan tenaga kerja cukup tinggi di industri pariwisata dan perhotelan,” katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi, Minggu, 5 Juli 2026.
Menurut Denny, peserta program berasal dari berbagai daerah di Lampung, seperti Kabupaten Tulang Bawang, Mesuji, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Kota Metro hingga Lampung Selatan. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan antusias sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Ia menjelaskan, Program PKK merupakan pelatihan vokasi yang ditujukan bagi masyarakat berusia 17 hingga 25 tahun yang tidak sedang menempuh pendidikan formal, belum bekerja, atau sedang mencari pekerjaan. Seluruh proses pelatihan diselenggarakan secara gratis melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), termasuk modul pembelajaran, fasilitas praktik, hingga perlengkapan pelatihan.
“Di Aero Astra Akademia, peserta mendapatkan pelatihan housekeeping secara intensif hingga siap bekerja. Setelah lulus uji kompetensi, mereka memperoleh Sertifikat Kompetensi yang diakui sebagai nilai tambah ketika melamar pekerjaan di industri perhotelan,” ujar Denny.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia, Aero Astra Akademia juga menyediakan asrama putra dan putri serta makan bergizi dua kali sehari bagi seluruh peserta Program PKK. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.
Denny menegaskan, Aero Astra Akademia dinilai layak menjadi Tempat Uji Kompetensi karena memiliki fasilitas teaching factory yang lengkap. Berbeda dengan lembaga pelatihan pada umumnya, Aero Astra Akademia mempunyai Hotel Aero sebagai tempat praktik kerja nyata sehingga peserta dapat belajar langsung sesuai standar industri.
Selain hotel, lembaga ini juga memiliki Aero Cafe (Ngombe) sebagai sarana praktik bidang kuliner serta produk Aero Coffee yang menggunakan biji kopi Arabika dan Robusta Lampung pilihan. Produk tersebut bahkan pernah dipamerkan pada Bunex Expo di Jakarta Convention Center dan kini dipasarkan ke pasar kafe internasional di Bali dengan target menembus pasar ekspor.
Setelah menyelesaikan pembelajaran selama 150 jam pelajaran dan dinyatakan lulus sertifikasi, peserta mengikuti program magang selama enam bulan di sejumlah hotel berbintang empat dan lima yang telah bekerja sama dengan Aero Astra Akademia. Mitra tersebut antara lain jaringan Swiss-Belhotel, Accor Group, Archipelago International, Sheraton, Horison, Kagum Group Hotel, serta berbagai hotel nasional dan internasional lainnya.
Luasnya jaringan industri tersebut mulai membuahkan hasil. Pada awal Juli 2026, sebagian besar peserta magang di Swiss-Belhotel Cilegon diterima sebagai karyawan tetap harian (Daily Worker). HRD Manager Swiss-Belhotel Cilegon, Yanti, menilai peserta magang dari Aero Astra Akademia memiliki kompetensi, disiplin, dan sikap kerja yang sangat baik.
Keberhasilan serupa juga diraih peserta magang di Ibis Trans Studio Bandung. HRD Manager Ibis Trans Studio, Kiki, menyebut peserta dari Aero Astra Akademia memiliki semangat tinggi, pola pikir positif, serta kemampuan kerja di atas rata-rata peserta magang lainnya.
Sementara itu, Senior General Manager Accor Group, Hilman, mengaku selalu meminta peserta magang dari Aero Astra Akademia karena rekam jejak mereka yang disiplin dan berkinerja baik. Menurutnya, kualitas lulusan Aero Astra Akademia telah terbukti sejak dirinya bertugas di Novotel Lampung, Mercure Garut hingga kini di Ibis Trans Studio Bandung.
Keberhasilan para peserta magang diterima bekerja di berbagai hotel ternama menjadi bukti bahwa model pembelajaran berbasis teaching factory yang diterapkan Aero Astra Akademia mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sekaligus siap memasuki dunia kerja profesional.[Mut]













