DINAS PERTANIAN KOTA BANDAR LAMPUNG BERSINERGI DENGAN APPSI BAGIKAN 100 PAKET SAYUR MAYUR

BANDAR LAMPUNG, Dalam Rangka Hut kota bandar lampung ke 344 , Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) wilayah setempat menyalurkan bantuan 100 paket sayur mayur segar kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Jalan Pagar alam gedung mandala Hut Kota Bandar Lampung yang ke 344 acara dibuka langsung oleh Walikota Bandar lampung Bunda Eva Dwiana (jumat 17.07.26 )

Bantuan ini merupakan wujud sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha pasar untuk mendistribusikan hasil panen petani lokal sekaligus meringankan beban kebutuhan pangan warga yang membutuhkan. Setiap paket berisi beragam sayuran segar seperti bayam, kangkung, wortel, kacang panjang, dan cabai yang dipasok langsung dari kelompok tani di sekitar Bandar Lampung.” Ujar ketua asosisasi pedagang pasar Tradisional (Appsi)Hasyim ashari / pupung

Appsi adalah suatu organisasi yang membantu para petani untuk dapat mengdepankan kwalitas hasil panen petani dan dapat bersaing di era globalisasi agar dapat bersaing dengan para pelaku pasar online

Untuk di bandar lampung dari 36 kecamatan alhamdulilah sudah ada sekitar 15 pasar Tradisional telah bergabung dengan Appsi .

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung menyampaikan, kegiatan ini juga bertujuan mendorong konsumsi produk pertanian lokal yang kualitasnya terjamin. “Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, hasil panen petani terserap baik, dan warga mudah mendapatkan sayur segar,” ujarnya.

Perwakilan APPSI Kota Bandar Lampung menambahkan, pihaknya siap mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. “Kami ingin pedagang pasar juga bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Pembagian berjalan tertib sesuai aturan yang ditetapkan panitia. Para pengunjung lampung expo menyambut baik kegiatan ini dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan.

Ke depannya, kedua belah pihak berencana memperluas jangkauan bantuan serupa ke wilayah lain serta memperkuat kemitraan antara petani dan pedagang pasar lokal.(RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *