DPTP PKS Gelar 12 Jam Marathon Qur’an Guna Peringati Nuzulul Qur’an

Peringati Nuzulul Qur'an, DPP PKS gelar kegiatan marathon baca Al-Qur’an 12 jam nonstop/Dok. Ist.

FAKTALAMPUNG.ID – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan 12 Jam Marathon Qur’an di kantor Dewan Pengurus Tingkat Pusat PKS (DPTP) di Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian program Ramadan yang bertujuan memperkuat kedekatan umat dengan Al-Qur’an.

Acara marathon membaca Al-Qur’an tersebut dipandu oleh Musthofa Faruq, Mahmuda Rizaldi, Rezky Cocip, dan Yhuda Arifin.

Selain pembacaan Al-Qur’an, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengingatkan kembali pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Dalam tausiyahnya, Ketua DSW PKS DKI Jakarta Abdul Aziz Abdur Rouf menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial.

Menurutnya, momentum turunnya Al-Qur’an harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk lebih dekat dengan kitab suci tersebut.

“Peringatan Nuzulul Qur’an tidak boleh sekadar seremonial. Ini harus menjadi momentum untuk kembali kepada Al-Qur’an secara utuh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa membaca Al-Qur’an saja belum cukup. Umat Islam juga perlu berusaha menghafal, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Abdul Aziz, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya mengatur kehidupan pribadi, tetapi juga kehidupan sosial dan bermasyarakat.

Ia juga mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa Allah dapat mengangkat derajat suatu umat dengan Al-Qur’an, namun juga dapat merendahkan umat yang berpaling darinya.

Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk bersyukur jika diberikan hidayah sehingga berada di lingkungan yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Menurutnya, kesadaran tersebut merupakan langkah awal untuk benar-benar mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an secara menyeluruh.

Abdul Aziz berharap peringatan Nuzulul Qur’an dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan umat Islam dengan Al-Qur’an.

“Semoga setiap kali kita memperingati Nuzulul Qur’an, derajat kita semakin diangkat oleh Allah dan kehidupan kita semakin selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama peringatan Nuzulul Qur’an adalah menghadirkan ajaran Al-Qur’an dalam setiap sisi kehidupan umat Islam.[mut]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *