Pendekar Banten Kota Bandar Lampung Siap Hidupkan Seni Tari Budaya dan Ciptakan Atlet Berprestas

BANDAR LAMPUNG – Komunitas Pendekar Banten Kota Bandar Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan warisan budaya daerah. Melalui berbagai program latihan dan pembinaan, komunitas ini tidak hanya berfokus pada pelestarian seni tari tradisional, tetapi juga bertekad mencetak generasi muda yang berprestasi di bidang olahraga budaya.

Ketua Komunitas Pendekar Banten Bandar Lampung menyampaikan ” bahwa seni Banten merupakan bagian tak terpisahkan dan ada sejarah nya dengan propinsi lampung dari identitas budaya seni dan keturrunan silsilah nya sama masyarakat Oleh karena itu, upaya untuk menghidupkan kembali dan mempopulerkan tarian ini di kalangan anak muda menjadi prioritas utama.

“Kami ingin memastikan bahwa seni tari Banten tidak punah. Selain sebagai seni pertunjukan, kami juga melatih anggota dengan disiplin tinggi terutama bela diri pencak silat agar mampu berkompetisi dan mengharumkan nama kota Bandar Lampung di berbagai tingkat kejuaraan,” ujarnya, idham pelatih bela diri djimande yang juga di gadang gadang kan menjadi ketua pendekar kota bandar lampung Senin (29/04).

Latihan rutin yang dilakukan mencakup penguasaan gerakan, kekompakan formasi, hingga pemahaman makna filosofis di balik setiap tarian. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membentuk karakter sekaligus kemampuan fisik para peserta, sehingga mereka siap menjadi atlet yang tangguh dan berprestasi.

Masyarakat dan para orang tua sangat menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap kehadiran komunitas ini dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, sekaligus menjaga agar budaya lokal tetap lestari dan berkembang.

Ke depannya, Pendekar Banten Kota Bandar Lampung berencana untuk lebih aktif tampil di berbagai event daerah maupun nasional, serta mengikuti kejuaraan guna membuktikan kualitas dan dedikasi mereka terhadap seni budaya.( Robby )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *