FAKTALAMPUNG.ID – Kabar baik datang bagi masyarakat Lampung, khususnya generasi muda yang ingin berkarier di sektor hospitality. Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perhotelan Aero Astra Akademia Institute terus memperkuat posisinya sebagai sekolah vokasi berbasis industri dengan konsep teaching factory yang terintegrasi langsung dengan dunia usaha.
Kampus utama lembaga ini berada di Hotel Aero, Branti, Natar, Lampung. Hotel tersebut tidak sekadar fasilitas pendukung, melainkan difungsikan sebagai Teaching Factory Hotel—tempat siswa menjalani praktik langsung sesuai standar industri perhotelan. Model ini dinilai masih jarang dimiliki sekolah vokasi di Indonesia.
Pimpinan Aero Astra Akademia Institute, Denny Primawan, menegaskan bahwa keberadaan industri dalam satu grup usaha menjadi nilai unggul lembaganya. Selain Kampus I, Aero juga memiliki Kampus II di Banjar Agung, Tulang Bawang.
“Di lokasi ini, terdapat Aero Corner Space, sebuah Teaching Factory Cafe yang menjadi laboratorium praktik siswa dalam memahami operasional bisnis kafe secara profesional,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (26/4/2026).
Tak hanya fokus pada pendidikan, Aero Astra Akademia juga mengembangkan produk unggulan berupa Aero Coffee, kopi robusta asli Lampung dengan standar kualitas tinggi. Produk ini dihasilkan dari biji kopi pilihan yang melalui proses seleksi ketat, mulai dari panen, pengolahan, hingga roasting dengan tingkat kematangan tertentu untuk menghasilkan cita rasa khas tanpa tambahan gula.
Aero Coffee telah mendapat perhatian dalam ajang Bunex Expo di Jakarta Convention Center pada Desember 2023, yang merupakan bagian dari pameran perkebunan nasional. Produk ini memperoleh respons positif dari pejabat Kementerian Pertanian serta pelaku industri, sekaligus mencatat penjualan yang cukup signifikan.
Menurut Denny, kehadiran Aero Coffee bukan sekadar produk komersial, melainkan sarana pembelajaran kewirausahaan bagi siswa. Setelah menjalani magang di hotel, restoran, maupun kafe, siswa didorong untuk mampu membuka usaha mandiri di sektor kuliner dan kopi yang kini menjadi tren di kalangan milenial dan Gen Z.
Dengan latar belakang karier di industri otomotif nasional, termasuk di PT Astra International Tbk, Denny mengaku memahami pentingnya konsep link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri. Hal ini menjadi landasan dalam merancang kurikulum yang berorientasi pada keterampilan praktis dan kebutuhan pasar kerja.
Secara kelembagaan, Aero Astra Akademia telah mengantongi berbagai perizinan resmi serta akreditasi dari lembaga terkait. Institusi ini juga menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel berbintang, seperti Hotel Novotel Lampung, Mercure Karawang, hingga jaringan Kagum Group dan Swiss-Belhotel, yang memberikan apresiasi atas kinerja siswa magang mereka.
“Sejumlah siswa berprestasi berpeluang langsung direkrut menjadi karyawan tetap setelah masa magang berakhir. Ini menjadi indikator keberhasilan pendekatan pendidikan berbasis industri yang diterapkan,” ungkap Danny.
Pengakuan juga datang dari pemerintah. Pada November 2022, Wakil Menteri Tenaga Kerja RI Afriansyah Noor meresmikan Kampus II Aero Astra Akademia sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusinya dalam mencetak tenaga kerja terampil.
Lebih jauh, Aero Astra Akademia turut mempelopori Gerakan Sekolah Kompeten (GSK) Lampung bersama sejumlah SMA dan SMK di empat kabupaten. Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi siswa dan guru melalui berbagai pelatihan, mulai dari barista, kewirausahaan, hingga keterampilan kerja praktis.
“Dengan pendekatan berbasis industri, fasilitas lengkap, serta dukungan jejaring kerja yang luas, Aero Astra Akademia Institute menjadi salah satu model pendidikan vokasi yang menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda di Lampung,” pungkas Danny.[Mut]













