Desak Penerapan Cukai MBDK, Fakta Indonesia Layangkan Somasi Kedua ke Pemerintah

Sejumlah warga saat menggelar aksi damai dalam rangka mendukung pemerintah menerapkan cukai MBDK di Jakarta. (Dok. Ist)

Faktalampung.id, NASIONAL – Forum Warga Kota (Fakta) Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/2/2026). Aksi ini bertujuan mendesak pemerintah agar segera memberlakukan kebijakan Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) yang telah tertunda selama hampir satu dekade.

Ketua Fakta Indonesia, Ari Subagyo Wibowo, menjelaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kekecewaan atas sikap pemerintah yang kembali tidak merealisasikan kebijakan tersebut pada tahun ini. Ia menilai penundaan yang terus terjadi mengabaikan fakta banyaknya korban akibat konsumsi minuman manis yang berlebihan.

“Kalau alasannya menunggu ekonomi menggeliat atau tumbuh 6 persen itu terlalu lama. Padahal korban dari MBDK sudah banyak,” ujar Ari Subagyo Wibowo.

Ari menegaskan pihaknya kini mengirimkan somasi kedua kepada Pemerintah Pusat. Langkah ini diambil setelah somasi pertama yang dilayangkan pada 29 Januari 2026 tidak mendapatkan respons dari pemerintah meskipun telah melewati batas waktu 14 hari kerja.

Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan dianggap sebagai langkah krusial untuk melindungi kesehatan masyarakat. Fakta Indonesia berharap Presiden Prabowo Subianto segera mengambil keputusan tegas agar produk MBDK segera dikenakan cukai demi kepentingan publik.

“Somasi kedua dikirimkan dengan harapan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, akhirnya memutuskan MBDK dicukaikan,” tambahnya.

Jika somasi kedua ini tetap tidak ditanggapi, Fakta Indonesia berencana membawa persoalan ini ke jalur hukum. Pihaknya siap melayangkan gugatan terhadap pemerintah melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Kalau somasi yang kedua ini tidak ditanggapi, kami akan menggugat pemerintah ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Administrasi ini mengganggu kita. Kalau tidak ada jawaban juga akan kita gugat di PN Jakpus,” tegas Ari Subagyo Wibowo.

Ari mengajak masyarakat untuk mendoakan agar proses ini berjalan lancar dan pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan publik melalui instrumen cukai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *