Jalan Cor 497 Meter Perbatasan Bandar Lampung – Jln terusan M Azizi desa Sabah Balau Selesai Dengan Hasil Baik

Sabah balau , Tanjung bintang lampung selatan. Proyek pengecoran jalan sepanjang 497 meter yang menghubungkan perbatasan Kota Bandar Lampung dengan Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, telah selesai dikerjakan dengan hasil yang memenuhi standar kualitas. Proyek yang ditargetkan untuk memperbaiki akses transportasi antarwilayah ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga dan pedagang yang sering bergerak antara kedua daerah.

Proyek yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan bersama pihak Kota Bandar Lampung dimulai pada bulan September tahun ini. Selama pengerjaan, tim konstruksi memprioritaskan kualitas material dan keselamatan kerja, sehingga proses pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan utama. Jalan yang sebelumnya berupa tanah yang sering macet dan licin saat hujan kini telah menjadi jalan cor beton yang mulus dan aman digunakan.

Kepala Desa Sabah Balau, pujianto SE
menyampaikan kebahagiaan atas selesainya proyek ini. “Sebelumnya, warga sulit bergerak terutama saat musim hujan. Jalan macet parah dan banyak lubang, membuat transportasi barang hasil bumi warga sulit sampai ke pasar di Kota Bandar Lampung. Sekarang, semua jadi lebih mudah dan cepat,” ujarnya.

Dengan hati yang paling dalam saya ucapkan ” terimakasih dan bangga nya saya selaku kepala desa dan mewakili warga desa sabah balau dengan sosok dua pemimpin bupati Radityo Egy pratama dan bunda Eva selaku walikota bandar Lampung.
jalan cor beton kini telah bisa di lalui oleh warga desa sabah balau,kedepannya kedua pemimpin bapak bupati egy dan bunda eva terus bersinergi.

Begitu juga dengan warga Kota Bandar Lampung yang sering mengunjungi Desa Sabah Balau untuk membeli hasil pertanian lokal seperti sayuran, buah-buahan, dan kelapa. “Sekarang saya tidak perlu khawatir mobil macet atau ban kempes karena jalan lubang-lubang. Waktu perjalanan juga lebih singkat, hanya sekitar 15 menit dari pusat kota,” ungkap seorang pedagang yang sering berkunjung ke desa tersebut.

Pejabat PUPR Kabupaten Lampung Selatan menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung. “Hasil pengecoran jalan ini telah diverifikasi dan memenuhi standar teknis. Kami berharap jalan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian dan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Dengan selesainya jalan cor ini, diharapkan pertukaran sosial dan ekonomi antara Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan akan semakin meningkat, serta mempermudah akses layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan bagi warga kedua daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *